Naruto

gambar

Rabu, 16 Mei 2012

Bayi berenang memiliki IQ tinggi

Berdasarkan suatu penelitian, anak yang sejak bayi diajarkan berenang di air memiliki IQ yang lebih tinggi daripada yang tidak diajari berenang sejak bayi. Umumnya bayi yang berusia tiga bulan ke bawah tidak takut tenggelam dan memiliki reflek melangkah. Selain itu dengan berenang maka pertumbuhan motorik anak lebih maksimal dan dapat membantu bayi mengembangkan ketrampilan fisiknya secara impresif dalam hidupnya kelak.

Di Norwegia, Renang adalah olahraga yang wajib dikuasai anak. Anak bisa diajarkan berenang sejak dini, bahkan sejak mereka masih bayi. Umur berapa bayi sudah bisa diajarkan berenang?
Sebuah studi menemukan bahwa bayi yang diajarkan berenang sejak masih berusia beberapa bulan, memiliki keseimbangan fisik dan kemampuan menggenggam yang lebih baik dibandingkan dengan bayi yang tidak diajarkan berenang.
“Perbedaan ini tetap terlihat bahkan hingga anak berusia lima tahun,” ujar Profesor Hermundur Sigmundsson, peneliti dari Norwegian University of Science and Technology, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (30/4/2010).

Bayi-bayi perenang telah berpatisipasi di kelas berenang selama dua jam seminggu dari usia 2-3 bulan sampai mereka berusia sekitar 7 bulan. Sesi yang khas dari kelas renang bayi ini adalah membantu bayi melakukan jungkir balik di atas objek yang mengapung, menyelam di bawah air, dan melompat dari tepi kolam. Selebihnya tergantung orangtua masing-masing bayi.

Profesor Sigmundsson dan Profesor Brian Hopkins dari Lancaster University, kemudian membandingkan 19 bayi perenang dan 19 bayi yang tidak berpartisipasi dalam kelompok renang bayi. Satu-satunya faktor yang membedakan mereka adalah berenang, faktor lain seperti pendidikan orangtua dan status ekonomi adalah sama.
Ketika mereka berusia lima tahun, dua kelompok ini diuji dengan beberapa latihan seperti keseimbangan pada satu kaki, lompat tali dan menangkap bantal. Hasilnya sangat mengejutkan. “Kami melihat dengan sangat jelas bahwa bayi yang diajarkan berenang sejak dini adalah yang terbaik dalam latihan yang berkaitan dengan keseimbangan dan kemampuan untuk mencapai sesuatu,” ujar Profesor Sigmundsson.

Tapi Profesor Sigmundsson sangat heran, bagaimana para instruktur dapat membawa bayi berusia tiga bulan mencapai keseimbangan dengan mampu berdiri di atas tangan mereka. Sendi bayi-bayi terlihat terkunci dan merupakan suatu tontonan yang luar biasa.

Ia percaya bahwa mengajarkan anak berenang sejak bayi sangat memberi hasil nyata. Pelatihan khusus bagi bayi berpengaruh di kemudian hari. Perkembangan adalah saling dinamis antara pematangan, pertumbuhan, pengalaman dan pembelajaran. Dan kita tidak boleh meremehkan aspek pembelajaran.

Berikut beberapa tips yang dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi bayi Anda:

Mulailah pada usia 4 – 7 bulan di kolam kecil dengan batas waktu 10 menit. Kemampuannya untuk segera manarik napas sebelum menyentuh air belum hilang (reflek akuatik). Usia ini pas juga untuk melatih koordinasi gerakan otot-otot tubuhnya.

Latihan di kamar mandi dengan menggunakan waktu mandi untuk memperkenalkan bayi kepada air. Bawa beberapa mainan kesukaannya yang bisa dipakai di dalam air dan bermainlah bersamanya, agar bayi merasa enjoy dan nyaman lama berada di dalam air.

Apabila Anda ingin mencoba di kolam renang lakukanlah secara bertahap dapat dimulai dengan mengajaknya bermain dulu di pinggir kolam. Biarkan bayi Anda menikmati cipratan-cipratan air di tubuhnya. Sehingga keberaniannya sedikit demi sedikit timbul. Begitu dia sudah mulai menikmatinya, pelan-pelan gendong masuk ke dalam kolam renang, biarkan dia tetap dekat dengan Anda sehingga dia tetap merasa aman. Ajak dia bermain air sambil bernyanyi. Ciptakan suasana se-rileks mungkin. Lakukan beberapa kreatifitas gerakan yang menyenangkan, sehingga dia pun betah berada di kolam renang. Jika sudah mulai nyaman dan akrab dengan air, barulah ajari dia berenang.

Do’s & Don’ts
Untuk memastikan si kecil aman ketika berenang, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

1. Periksalah temperatur kolam. Suhu yang ideal adalah 84 – 86 derajat F, atau sekitar 29 – 30 derajat C. Pilihlah hari dengan cuaca yang cukup hangat, agar si kecil tidak kedinginan di dalam air.

2. Saat si kecil sudah terlihat menggigil dan kedinginan, segera keluarkan ia dari kolam, bungkus dengan handuk hangat dan peluklah ia.

3. Batasi waktunya bermain di dalam air. Saat pertama kali, biarkan ia bermain selama 10 menit. Saat-saat berikutnya, tingkatkan intensitasnya bermain di air. Untuk bayi di bawah enam bulan, tidak disarankan bera

Tidak ada komentar:

Posting Komentar